Selasa, 16 Januari 2018

Tips Memberi Makan Kucing Supaya Tetap Sehat


Bila Anda memilih makanan kucing Anda, penting untuk mempertimbangkan umur, kondisi fisik, tingkat aktivitas dan riwayat kesehatannya. Ingatlah bahwa Anda dapat menghindari banyak penyakit kucing (termasuk penyakit saluran kemih dan obesitas) dengan mengikuti panduan yang tepat untuk memberi makan kucing Anda. Untuk alasan ini, penting untuk mempelajari apa kelebihan dan kekurangan berbagai jenis makanan kucing.di artikel ini kami akan mencoba memberikan tips pemberian makan untuk kucing

Pilihlah makanan kucing

1. Kenali kebutuhan nutrisi dasar seekor kucing. Kucing dewasa dengan ukuran rata-rata membutuhkan sekitar 250 kalori per hari, dengan jumlah protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral seimbang. Kebutuhan kalori spesifik kucing Anda akan tergantung pada ukuran, berat dan tingkat aktivitasnya.

Kucing adalah "obligat karnivora". Mereka perlu mengkonsumsi lemak dan protein hewani untuk mendapat nutrisi yang cukup. Pastikan makanan kucing Anda memenuhi kebutuhan nutrisi Anda.

Jangan mengabaikan hidrasi kucing Anda. Air sangat penting untuk diet kucing; Selain itu, kucing yang mengonsumsi makanan berdasarkan makanan kering perlu diminum lebih banyak, karena mereka tidak mendapatkan kelembaban tambahan dari makanannya. Bersihkan mangkuk air kucing Anda dan sering ganti air. Sumber air atau wadah yang menumpahkan air juga dapat membantu meningkatkan konsumsi air kucing dengan membuatnya tetap terhibur.

2. Tentukan apakah Anda akan memberinya makanan kaleng atau kering. Makanan kaleng dan kering memberi manfaat bagi kucing Anda. Dalam banyak kasus, kucing menerima makanan kucing kering dan melengkapi dengan banyak air bersih. Jika Anda khawatir dengan kebutuhan kucing Anda, berkonsultasilah dengan dokter hewan untuk membantu Anda menentukan makanan mana yang terbaik untuk hewan peliharaan Anda.

Jika kucing Anda bermasalah dengan saluran kemih, diabetes atau penyakit ginjal, kelembaban tambahan pada makanan kucing kalengan dapat membantu dalam membantu Anda tetap terhidrasi. Makanan kaleng untuk kucing bisa terdiri dari 78% air.

Makanan kering biasanya memberi nilai lebih, karena Anda membayar sedikit kelembaban.
Kandungan protein dan karbohidrat dari makanan kering dan basah bervariasi sesuai dengan resepnya. Makanan kering biasanya memiliki "kandungan kalori yang lebih padat", sehingga memiliki kalori lebih banyak per porsi karena tidak memiliki kadar air yang tinggi dari makanan basah.

3. Pertimbangkan memberi makan kucing Anda kombinasi makanan kaleng dan makanan kering. Menggunakan kombinasi makanan basah dan makanan kering dapat membantu kucing Anda tetap terhidrasi lebih efektif daripada diet kering saja. Kucing yang bisa pilih makanan mereka juga bisa menikmati variasi dalam makanan mereka.

Jika Anda memutuskan untuk memberi makan kucing Anda dengan kombinasi makanan, berhati-hatilah untuk tidak memberi makan terlalu banyak. Pastikan makanan yang Anda berikan pada waktu makan memberi nutrisi dan nutrisi yang tepat.

4. Belilah makanan berkualitas tinggi. Sama seperti makanan untuk manusia, makanan kucing berkualitas akan memiliki keseimbangan protein, lemak, karbohidrat, vitamin dan mineral yang sehat. Pilihlah makanan kucing yang mengandung protein hewani dan lemak. Kucing membutuhkan sumber hewani untuk mendapatkan nutrisi penting seperti asam taurin dan arakidonat, yang bisa mereka dapatkan dari makanan nabati.

Jika Anda membeli makanan kucing Anda di AS, cari ungkapan dari AAFCO (American Association of Feed Control Officials). Organisasi ini membantu memastikan bahwa makanan memenuhi kebutuhan nutrisi kucing Anda.

Hindari makanan yang mengandung pewarna atau rasa buatan atau bahan kimia berbahaya.

5. Belajar menafsirkan label makanan. Mencoba memahami apa yang ada dalam makanan kucing yang akan Anda beli bisa menjadi rumit. Penting untuk memeriksa beberapa hal saat Anda membeli makanan kucing:

Jika nama produk menggunakan kata seperti "tuna" atau "ayam" setelah kata "makanan kucing", produk tersebut harus mengandung setidaknya 95% bahan itu. Misalnya, "makanan kucing ayam" harus mengandung setidaknya 95% ayam.

Kata "dengan" atas nama produk berarti produk tersebut hanya mengandung 3% dari bahan tersebut. "Makanan kucing dengan ayam" hanya mengandung ayam 3%, sedangkan "makanan kucing ayam" memiliki setidaknya 95% ayam.

6. Pertimbangkan untuk memberikan makanan buatan sendiri untuk kucing Anda. Semakin banyak pemilik kucing menyiapkan makanan kucing mereka di rumah. Makanan buatan sendiri dapat menawarkan kentang segar, bahan yang lebih sehat yang tidak termasuk zat aditif dan pengawet yang ditemukan dalam makanan kucing komersial. Namun, menyiapkan makanan kucing buatan sendiri seringkali merupakan pilihan yang paling mahal dan memakan waktu, dan membutuhkan persiapan yang matang untuk menghindari kontaminasi bakteri.

Jika Anda memutuskan untuk memberi makan kucing Anda dengan makanan buatan sendiri, pastikan untuk mendapatkan resep dari sumber terpercaya. Verifikasi bahwa resep memberikan informasi nutrisi, termasuk kandungan kalori dan rasio kalsium dan fosfor yang memadai.

Ingat bahwa kucing perlu makan makanan berbasis daging, tapi mereka juga membutuhkan lebih dari sekedar daging untuk menjaga diet sehat. Karbohidrat, seperti nasi atau jagung, dapat diterima dalam jumlah kecil. Pastikan bahannya juga menyediakan asam lemak, asam amino, vitamin dan mineral.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar